Tahun 2008 akan segera berakhir dan digantikan 0leh 2009. perjalanan selama satu tahun telah terlewati dengan segala naik turunnya dan umurpun kian bertambah. harapan dan impian masih banyak yang tertinggal di belakang namun harapan dan impian baru mesti dikejar untuk ke depan. keberhasilan dan kegagalan bagai sebuah roda yang harus terus di putar jika tak ingin berhenti pada kegagalan....untuk semuanya Selamat Tahun Baru 2009.
Rabu, 31 Desember 2008
Senin, 22 Desember 2008
lone hawk

bulan desember yg merupakan penghujung tahun orang akan disibukkan dengan melihat-lihat kembali perjalanan hidup yang telah ditorehkannya selama setahun, kemudian menyusun rencana ke rencana, solusi untuk kehidupan di tahun mendatang. namun sepertinya aku lebih senang menikmati hidup bagaikan elang di angkasa terbang dari sudut langit ke sudut langit yang lain, menukik naik, menerjang turun, berputar-putar menikmati hamparan angkasa dengan segala tantangannya.....sendirian. i am just a lone (ly) hawk
Jumat, 28 November 2008
peristiwa senja
baca kegelisahan temanku tentang kepahlawanan, bukan hendak menyebut aku sudah melakukan suatu tindakan yang sejajar dgn apa yg dah dilakukan para pahlawan bgs, tapi teringat kejadian beberapa tahun lalu, persisnya lupa namun sekitar 1996an.
waktu memasuki senja, aku sedang melakukan sholat magrib, tiba-tiba terdengar teriakan seorang ibu-ibu. tak jelas apa yang dia teriakkan namun sepertinya meminta tolong dan dalam sekejap tetangga dah pada berkerumun. ternyata ada seorang pemuda kampung yang mencoba bunuh diri dengan menceburkan diri di sumur---tapi untunglah dia masih selamat.
karena rasa penasaran, akupun berlari ke rumah remaja 17 tahun itu, dan langsung menuju ke belakang tepatnya ke sumur dimana beberapa lelaki mencoba menolong dan membujuk si anak itu agar mau naik ke atas melalui tangga yang sudah dijulurkan.
Tentu saja dia ga mau naik---kan emang mo bunuh diri (ga tahu apa motivasinya kok sampai nekad), mungkin karena dah kelamaan di dalam sumur dan terendam air lama-lama lemas juga anak itu, so ga bisa kalau suruh naik tangga, bisa-bisa baru sampai tengah jatuh lagi n malah....koit!
Tiba-tiba ada yang nyeletuk "harus ada yang turun buat megangin dia untuk naik tangga". Tapi ga ada satupun yang bertindak. Entah karena lobang sumur itu ga muat untuk dua orang atau karena takut anak itu tiba-tiba ngamuk karena ga mau ditolong bisa-bisa yang mau menolong malah jadi korban deh. ada yang bisik2 kalao si anak sempat mencoba menusuk perutnya n masih bawa pisau....hiiii...
Tak tahu entah dapat semangat dari mana atau motivasi apa, tiba-tiba aku bersedia untuk turun ke sumur tanpa berpikir kalau anak itu nanti ngamuk di dalam sumur or menusukkan pisaunya ke aku. sempet juga sih was-was n takut tapi, terasa ada yang menuntunku untuk turun ke dasar sumur dan menolong pemuda itu.
Syukur deh sesampai di dasar sumur tak terjadi peristiwa yang aku takutkan, bahkan anak itu menurut saja ketika aku tuntun manjat tangga dan aku pegangi untuk ditarik ke atas. padahal badannya lebih gede dari badanku saat itu....dan sampai diatas dengan selamat. Beberapa hari kemudian aku lihat, Tomy si anak muda yang mencoba bunuh diri itu sudah bisa tersenyum dan bermain kembali seperti tidak pernah terjadi sesuatu apapun atas dirinya. aku bersyukur meskipun bukan tindakan besar tapi setidaknya aku ikut menyelamatkan seseorang dari kemungkinan terenggut maut di bawah sumur.
Minggu, 23 November 2008
usiaku
hari ini bertambah satu lagi usiaku---ada yang bilang berkurang lagi--apapun itu, yang jelas hidup dan kehidupan akan terus berjalan hingga sampai di ujung masa. Bukan berapa lama kita telah melewati waktu yang diberikan ataupun masih memiliki waktu hidup, namun apa yang telah diperbuat selama menapaki perjalanan ini.....dan hingga saat ini terlalu sedikit yang kulakukan selama rentang waktu yang telah kulewati, hingga tak terasa jejak ke 38 sudah aku torehkan. Bagai garis lurus yang terpancang dari satu ujung ke ujung lainnya, kaku namun aku yakin masih ada sisa batas penantian yang bisa digunakan untuk merenda pelangi ...
Selasa, 23 September 2008
miss Nggak Tahu
ini kisah temenku dengan pacarnya.
Temenku, sebut saja Rama, selalu dibuat senewen, bingung, pusing or jadi orang bodoh di dunia jika ngajak jalan pacarnya. Bukan karena pacarnya itu tingkah lakunya kayak anak idiot atau tampangnya yang di bawah standar, bukan itu. Bahkan bagi Rama, pacarnya termasuk manusia perfect, at list dari segi fisik. Tapi namanya manusia tak ada yang one hundred percent perfect kan...
Yah...itu tadi salah satu hal yang dinilai sebagai kekurang sempurnaan pacarnya, sebut saja Rima, dia kalao di tawarin "mo jalan kemana sayang?" jawabnya pasti "nggak tahu", "mo makan apa n dimana sayang?", Rima akan jawab "nggak tahu". "Mo nonton film apa sayang?" masih juga "gak tahu".
Sebenarnya dengan jawaban yang selalu ga tahu tersebut harusnya itu memudahkan Rama untuk jalan kemana aja, makan apa aja n dimana saja, or nonton film apa aja di bioskup manapun sesuai selera dia, namun yang bikin pusing, meskipun si Rima selalu bilang " nggak tahu" tapi kalau tempat hang out yang di tunjuk Rama tak sesuai selera dia, atau menu makan tak seperti yang disukainya or nonton film yang ga rame menurut dia.....maka si pacar akan menunjukkan muka masam or ogah-ogahan, bahkan bisa saja dia akan ngambek.
Rabu, 17 September 2008
moodless
ternyata dah cukup lama gak posting di blog. tahu deh.....moodless gitu. sebenarnya banyak yang mo dikeluarin, ups! maksudnya uneg2 buat diposting tapi bawaannya males, ya udah blognya didiemin aja, sampai ga kerasa dah pertengahan puasa nih. to all, met jalanin puasa yang tinggal setengahnya lagi (dari skrg), moga ga batal sampe lebaran nanti!
Senin, 28 Juli 2008
makhluk sempurna
sebagai manusia yang tidak luput dari kesalahan, dalam menapaki hidup akupun terkadang melakukan kesalahan, aku pernah menyakiti orang lain bahkan membuat mereka menangis. Tapi tak pernah sedikitpun ada niat dalam diri untuk melakukan itu semua, kalaupun toh sampai apa yang aku lakukan membuat orang lain meneteskan air mata, menggoreskan kesedihan di hatinya ataupun menancapkan luka dalam hidupnya itu semua karena aku bukan makhluk sempurna yang mampu memberikan kebahagiaan untuk mereka yang menginginkannya, aku hanya manusia lemah dengan segala keterbatasan yang kumiliki....namun aku akan selalu berusaha untuk membuat senyum terus merekah di dunia ini.
Rabu, 16 Juli 2008
dua makna
Ini cerita orang Sunda dengan orang Jawa:
Sebuah bus angkot di Bandung ketika melintas di depan Stasiun Hall tiba-tiba berhenti karena ban belakang kempes. Si sopir yang kebetulan asli Bandung kemudian turun untuk mengecek dan berniat mengganti ban tersebut dengan ban cadangan. Cecep sang sopir berteriak kepada Karyo keneknya yang merantau dari Solo agar mengambilkan dongkrak untuk mengganti ban yang kempes tersebut.
Cecep: "Yo, Cakot teu dongkrak !"
Karyo: "Atos"
lima menit menunggu ternyata dongkrak yang diminta belum diberikan kembali Cecep berteriak: "Yo, Cakot teu dongrak!"
kembali Karyo menyahut; " Atos"!
Cecep yang dah 15 menit di bawah mobil kembali berterik lebih keras : "Yo, Cakot teu dongkrak euy!"
Kali ini Karyopun balas berteriak tah kalah serunya: " Edan, kamu atos, ngerti gak?!!
apa yang terjadi kemudian? Kedua orang sopir dan kenek yang tadinya bekerja dalam satu angkot tersebut berantem!
Cerita lain orang Sunda dengan orang Betawi.
Asep yang asli Garut bekerja sebagai penggali sumur di Jakarta. Suatu saat usai menggali sumur, dia hendak naik ke atas namun ketika hendak menginjakkan kakinya ke bibir sumur dia terpeles dan jatuh ke dalam sumur berkedalaman 20 meter dengan air setinggi 2 meter itu.
Di atas temennya Rojali yang asli Betawi berniat mengulurkan tali untuk menolong Asep yang sudah megap-megap di air karena tak bisa renang. "Gue kasih tali Sep, pegangin Ye!" teriak Rojali.
Dari bawah Asep menyahut: " Taraja!"
Rojali segera membalas: " Taraje gimane, emang lo mau berendem? Sekarang gue turunin nih tali!"
Kembali Asep berteriak: "Taraja!"
Rojali yang hendak menolong temannya jadi jengkel dengan jawaban si Asep. "eh..mau ditolongin kok taraje, taraje, ya udah kalo mo jadi kodok!" sungutnya sambil ninggalin kawannya yang gelagepan di dalam sumur.
di atas dua contoh komunikasi dua budaya yang berbeda. Satu kata bisa memiliki makna yang berbeda bagi dua budaya yang berbeda karena ketiadaan kesamaan paham maka yang terjadi kemudian justru kejadian fatal.
catatan:
"Cakot" menurut Cecep artinya "ambil" sedangkan bagi Karyo artinya "gigit" sedangkan "atos" dalam bahasa Sunda berarti "sudah" tapi versi Jawa adalah "keras".
"Taraja" menurut Asep yang asli Sunda adalah "tangga" sedangkan bagi Rojali yang betawi dari kata "bentar aja" ato "nanti saja"
little thing
Aku tiba-tiba tersadar... selama ini terlalu fokus berpikir, mencurahkan energi bahkan hidupku hanya untuk satu hal kecil dalam kehidupan ini sementara hal-hal yang lebih besar justru aku abaikan, aku tinggalkan, termasuk diriku dan kehidupanku yang sesungguhnya tak kuperhatikan.
Kadang kita memang berusaha begitu keras hingga mengeluarkan darah dan air mata hanya untuk memperjuangkan sesuatu yang sebenarnya akan berjalan mengikuti kita tanpa harus meninggalkan sesuatu yang lebih hakiki dan memang seharusnya diperjuangkan dalam hidup ini.
God...give me your power to make a change in my life!
Senin, 14 Juli 2008
homesick
Duh...kangen banget pingin pulang kampung. Biasanya sebulan sekali aku balik ke kampung halaman--kelamaan di Jakarta bisa-bisa overload deh otak dengan stress yang menimpa setiap hari gak soal macet, panas, polusi, kerjaan seabrek-abrek....n (mungkin karena) masih ngejomblo :)
Dah sebulan lebih aku gak pulang Klaten, my lovely homeland, kangen ma kota kecil itu, ma ortu yang tinggal ibu doang n tentu saja ma ponakan-ponakan yang kalo ketemu bikin sebel--abis selalu minta dianter jalan2, bodo amat om nya pulang buat refreshing n turunin mesin yang kecapean selama sebulan berkutat hidup di belantara ibu kota.
Dih...mungkin masih harus nahan kangen sejenak sampai weekend datang buat meluncur ke my little hometown.....yang adem, ayem, tentrem sampai bikin merem2.
Selasa, 08 Juli 2008
helm....oh....helm
hari ini konpers di deptan...undg setengah 3, tapi kebiasaan orang Indonesia ngaret so acara baru mulai jam tiga (sore) lebih. Blaa....blaa...blaa.....sampai jam 5. My God...dah sore baget, jalan macet, belum buat laporan. Daripada terjebak macetnya jalanan, sampe kantor cape duluan sbelum selesein kerjaan akhirnya aku putusin buat brta di Deptan aja, untung Bos Jamal lagi baik hati, dibeliin deh kita siomay-- coz Rani kelaperan juga kayaknya--, lumayan buat ganjel perut....nyam..nyam..nyam sampe gak terasa dah jam 7, time to cabut ke markas masing-masing.
Sampai di tempat motor.....astaga...helmku sudah tidak ditempatnya....Sial, siapa yang iseng ngerjain gue (pikirkua), tanya tukang parkir dia bilang gak nyimpen....Wah pasti ada yang nyolong nih! Goodnes...kaos tangan yang aku biasa taruh di helm ternyata dibuang gitu aja di bawah motor....dan helmnya bener-benar dibawa kabur oleh sang pencinta helmku!:( helm...oh....helm!
Ok, itu baru helm yang hilang--bisik hatiku menenangkan diri--banyak orang yang kehilangan benda-benda berharga kesayangan mereka bahkan banyak yang kehilangan orang-orang yang mereka cintai (sodara, orang tua, anak, suami, istri or kekasih). So introspeksi diri kenapa bisa kehilangan sesuatu. untuk helm mungkin gak dikunci or dibawa aja masuk daripada mengundang nafsu orang lain untuk memilikinya, untuk kehilangan orang-orang yang dicintai mungkin selama ini kita kurang perhatian ke mereka....atau memang Tuhan punya rencana lain dengan mengambil titipanNya ke kita. (waduh jadi nglantur gini ya..hee..heee..hee)
Rabu, 02 Juli 2008
leila
.jpg)
Leila Ch Budiman, pengasuh rubrik konsultasi psikologi di Kompas Minggu mulai 29 Juli kemarin mengundurkan diri dari tugasnya yang selama ini telah banyak membantu jutaan masyarakat yang mengalami persoalan. Yah dengan alasan sudah 25 tahun beliau menjaga gawang rubrik konsultasi tersebut dirinya kini ingin total menjaga gawang rumah tangganya dengan Arif Budiman.
Satu hal yang tak pernah aku lewatkan ketika membaca Kompas Minggu (waktu aku SMA sudah membaca rubrik nya ibu Leila ini) adalah rubrik konsultasi psikologi yang diasuh ibu Leila ini (tanpa memandang rendah pengasuh yang lain). Ada satu hal yang membuatku senang membaca uraian-uraian dari ibu yang satu ini, dia selalu mengatakan dengan kelembutan, dengan kasih dan yang amat sangat mencengangkan, dia tidak pernah terlihat membela satu pihak (meskipun dia mungkin dalam posisi korban) atau menghakimi pihak lainm (sekalipun dia menjadi "terdakwa"), Dengan bijaknya si ibu ini bisa mencari celah kelebihan dan kekurangan dua belah pihak yang bermasalah untuk dijadikan sebagai bahan penyelesaian persoalan mereka.
Yah aku salut banget dengan Ibu Leila n merasa ada yang hilang ketika nanti tidak lagi bisa menemukan tulisan2nya di media massa lagi. Tapi bagaimanapun keputusan yang sudah diambilnya harus dihargai, karena itu merupakan hak dia dan yang terbaik buat Ibu Leila sekeluarga. Salut kepada Leila Ch. Budiman, sukses dengan tugas barunya....tetap ditunggu tulisan2nnya yang mencerahkan.
Minggu, 29 Juni 2008
sisi lain
orang selalu memandang dan menilai bahkan menginginkan orang lain sesuai dengan kerangka berpikir bahkan harapannya, begitu juga mereka yang selama ini berinteraksi dengan diriku melihat aku sebagai sosok yang ada dalam pikiran dan pandangan mereka, yang terkadang (seperti dipaksakan) aku harus "menjadi" seperti yang mereka inginkan dan impikan. sementara itu aku memiliki sisi lain yang bisa jadi bukan seperti yang mereka bayangkan selama ini, sisi lain diriku yang hanya aku mengerti sendiri. Aku tidak ingin merusak penilaian dan pemikiran mereka tentang diriku, namun haruskah aku menyembunyikan sisi lain yang ada didalam diriku?
Sabtu, 28 Juni 2008
jajanan bango (lagi)
80 MAKANAN TRADISIONAL MERIAHKAN FJB BANDUNG
Bandung, 28/6 (ANTARA) - Sebanyak 80 aneka makanan tradisional khas Jawa Barat memeriahkan kegiatan Fesival Jajanan Bango (FJB) yang digelar di Lapangan Gasibu, Bandung, Sabtu .
Berbagai makanan khas Jawa Barat yang disajikan dalam puluhan tenda tersebut seperti Bubur Ayam Mang Oyo, Batagor Riri, Soto Bandung Ojolali, Es Durian Kantin Sakinah, Batagor Elizabeth, Nasi Goreng Mawut, Sate Sapi Cimandiri, es oyen dan sederetan kuliner lainnya yang begitu menggiurkan.
Selain makanan tradisional Jawa Barat, festival yang hanya digelar selama sehari dari pukul 12.00-23.00 WIB itu juga menghadirkan 8 duta Bango dari 8 luar kota seperti Kambing Guling Pondok Sate Pejompongan dari Jakarta, tengkleng Bu Edi mewakili Solo, Soto Udang RM RNaldy mewakili Medan dan lain-lain.
Minat masyarakat untuk menikmati wisata kuliner jajanan tradisional yang sangat tinggi terlihat dari arus pengunjung yang terus bertambah sejak sebelum acara dibuka oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf. Meskipun sebelumnya udara begitu menyengat, para pengunjung rela bersantap di bawah payung bahkan guyuran hujan deras yang sempat turun tidak menyurutkan penikmat wisata kuliner mengikuti kegiatan tersebut. Wakil Gubernur Dede Yusuf menyatakan, even ini sebagai salah satu ajang untuk memperkenalkan wisata Jawa Barat khususnya wisata kuliner.
"Saya mengharpakan dengan even ini bisa mengangkat produk khas Jawa Barat ke kancah Internasional," katanya.
Pada kesempatan itu, Wagub juga mengimbau kepada para produsen untuk mengundang investor makanan agar satu waktu bisa membuka outlet-outlet makanan tradisional di luar negeri.
Sementara itu Foods Director PT Unilever Indonesia Tbk, Okty Damayanti mengatakan, FJB kali ini merupakan yang keempat dan yang paling istimewa karena bertepatan dengan ulang tahun Bango yang ke-80.
"Digelarnya FJB juga sebagai upaya Bango untuk ikut berperan serta dalam menyukseskan program Tahun Kunjungan Wisata 2008 melalui wisata kuliner. Diharapkan dengan acara ini dapat memajukan sektor pariwisata Indonesia," katanya.
Brand Manajer Bango, Memoria Dwi Prasita menyatakan, kegiatan FJB dimaksudkan untuk mengajak masyarakat luas guna melestarikan aneka makanan tradisional yang sudah dikenal luas dan dinikmati secara turun-temurun yang saat ini keberadaaannya kalah populer dibanding makanan siap saji dari manca negara.
Sebelum di Bandung, kegiatan FJB pada tahun ini juga diselenggarakan di dua kota lain yakni Surabaya pada 10 Mei serta Jakarta yang dijadwalkan sekitar Agustus 2008 (S025)
Jajanan Bango
Hari ini jalan-jalan ke Bandung, barengan liburan sekolah....wuih sejak dari kereta sampai ke Kota Kembang duh rame banget deh. Rupanya kota Parahiyangan masih menjadi tempat liburan unggulan makanya tidak heran aku harus berebut dengan penumpang lain untuk mendapatkan tiket kereta api tadi pagi--akhirnya harus berdiri juga tuh, hee..hee..hee!
Meskipun tidak keliling kemana-mana tapi cukup puas juga hari ini menikmati Festival Jajanan Bango (FJB) di lapangan Gasibu, apalagi dapat kupon gratis senilai Rp75 ribu (plus ditemani someone spesial) so langsung deh cobain menu makanan tradisional yang dijajakan di situ. Baru mencoba beberapa makanan seperti tahu kupat gempol, nasi mawut dan nasi gila plus sop buah pak Bewok, perut dah kenyang, nyerah deh akhirnya. FJB dibuka dari jam 12.00 sampe 23.00 tapi aku harus balik lagi jakarta. Jam 16.00 meluncur dengan kereta Argo Gede, yang masih penuh juga tuh, namun sampai gambir baru pukul 20.15. Yah ternyata sebelumnya sempet ada KA. Argogede yang anjlok, pentesan telat lama banget.
Kamis, 26 Juni 2008
married
Perkawinan, sebuah pilihan ataukan suatu kewajiban? Manusia dalam menjalani kehidupan, selalu melawati sejumlah tahapan, dari kelahiran, perkawinan hingga kematian. Karena merupakan salah satu tahapan yang harus dilewati dalam kehidupannya maka perkawinan sepertinya menjadi sesuatu yang wajib harus dilalui, atau dia menjadi sebuah "kewajiban", yang mau tidak mau harus dilakukan. Konsekuensi dari "kewajiban" inilah yang menjebak kita ke dalam kehidupan yang bisa jadi bukan milik kita tapi milik orang lain. Ketika seorang sudah masuk dalam usia yang dianggap layak memasuki gerbang pernikahan maka setiap orang akan merasa berhak untuk "mewajibkan" kita melaluinya. Namun tidakkah kita juga berhak untuk menentukan kehidupan kita? Bukankah kehidupan adalah sebuah pilihan dan kita bebas memilih untuk melalui tahapan-tahapan yang sesuai nurani kita?
Selasa, 24 Juni 2008
razia senin malam
Semalam jam 23.00 baru keluar dari kantor untuk pulang, badan penat n cape pengin buru-buru sampe rumah. Shogun hitam yang selama ini menemani kemanapun ku jalan langsung meluncur menyusuri rute kantor-rumah. Keadaan jalan yang tak begitu ramai--iya lah dah malem gitu lho--membuatku bebas memacu motorku, sembari menikmati sejuknya angin malam ibukota. Baru sampe perempatan Kiapang, Petamburan, Tanah Abang ada razia polisi deh...biasanya malem minggu lho kok tumben Senin malam sih!
Merasa tak ada masalah (helm pake, surat-surat lengkap) tenang aja aku berusaha melewati petugas-petugas berbaju coklat yang berdiri dipinggir jalan sambil menghentikan kendaraan yang lewat (n dicurigai kali). Tiba-tiba...ups, seorang polisi (muda) menghentikan laju motorku...
"bisa tunjukkan surat-surat, pak". itulah kalimat yang biasa diucapkan polisi kalo lagi nyetop mangsanya.
dengan tenang aku meraba-raba dalam tas ku. semenit, dua menit, lima menit.....lho dompetku mana? waduh kena nih, pikirku (maksudku bakal kena jatah setor deh).
"gak ada surat-suratnya pak? kalao gitu saya tilang" kata petugas yang berumur sekitar 30 an tahun itu sambil mencabut kontak motorku secara spontan.
"Bentar dong pak," akupun tetap mencoba-coba mengais-ngais tasku, hingga 10 menit lebih tak kudapatkan juga dompet n sgala isinya--stnk, sim, duit....
"Ya udah bapak saya tilang motor ditinggal saja, bisa diambil tiga minggu lagi", kata polisi itu penuh kemenangan.
Waduh repot juga kalao aku harus berpisah dari my first shogun itu. Aku seperti orang terpojok. Mengetahui kondisi itu kontan sang polisi menyahut, "Bapak mau dibantu?" (biar gak ditilang gitu maksudnya)......selanjutnya, tahu sendiri deh, terpaksa melayang penghasilanku hari itu hanya untuk STNK ketinggalan di rumah. aku hanya bisa bersungut sambil melajukan motor setelah sang polisi menyerahkan motor plus kuncinya .
Senin, 23 Juni 2008
great of love
kemarin dihadapanku dia kembali menangis, yah untuk kesekian kalinya air mata itu tertumpah dihadapanku.
"aku lakukan ini karena aku trauma mas dah nyakitin aku, tapi aku tak mampu dendam kepada mas", pekiknya dengan linangan air mata.
"aku hanya ingin membagi rasa sakitku ini ke orang lain, aku tak bisa melampiaskannya kepada mas, karena aku terlalu mencintai mas."
kalimat yang meluncur deras dari mulutnya membuatku terhenyak...aku yang tadinya marah karena menilai dia telah mengkhianatiku, kini hanya bisa tertegun tak mampu mengucapkan kata-kata lagi. Oh...sekali lagi aku ditunjukkan sebuah kebesaran Cinta.
"aku lakukan ini karena aku trauma mas dah nyakitin aku, tapi aku tak mampu dendam kepada mas", pekiknya dengan linangan air mata.
"aku hanya ingin membagi rasa sakitku ini ke orang lain, aku tak bisa melampiaskannya kepada mas, karena aku terlalu mencintai mas."
kalimat yang meluncur deras dari mulutnya membuatku terhenyak...aku yang tadinya marah karena menilai dia telah mengkhianatiku, kini hanya bisa tertegun tak mampu mengucapkan kata-kata lagi. Oh...sekali lagi aku ditunjukkan sebuah kebesaran Cinta.
Minggu, 22 Juni 2008
virus cinta
hilang konsentrasi n badan meriang, kata ahli kesehatan itu salah satu gejala stress. Tiga hari kemarin aku mengalami itu--sebenarnya hal yang biasa dialami manusia--dan itu sering juga terjadi pdku, tapi yang aku alami kemarin seperti terjadi pada 8 tahun silam, hingga aku tak bisa kerja. Persoalannya.....heee...heee...hee virus cinta! yah Cinta ternyata bisa menjadi obat yang menyehatkan dan menyegarkan badan, namun sebaliknya menjadi virus yang membuat fisik sekuat apapun limbung. Cinta bisa membuat orang penuh harapan namun bisa juga menusukkan ketakutan dalam jiwa, Cinta mampu menebarkan kegembiraan sekaligus kesedihan, Cinta bisa membuat hari-hari cerita namun dia juga bisa menumbuhkan keresahan...
Jumat, 20 Juni 2008
dunia kehidupanku
duniaku tidaklah semeriah warna-warni pelangi, duniaku tidaklah semegah matahari, duniaku tidaklah seluas angkasa, namun duniaku adalah kehidupanku yang telah membuatku merasakan warna-warni pelangi dan menikmati megahnya matahari serta teduhnya angkasa kehidupan.... i love the world of my life
Langganan:
Komentar (Atom)
