Senin, 12 Januari 2009

puisi pencerahan


Malam ini aku baca puisi2 karya Yoga (penjual nasi angkring yang berjuang untuk tetap kuliah di Perguruan Tinggi Negeri di Semarang) yg dimuat di Kompas.com, isinya banyak menyoroti persoalan sosial di masyarakat, ada sesuatu yang menyeruak dalam diriku. syair2 itu seperti menjadi obat (bener-bener obat) aku yang beberapa hari ini gelisah, badan terasa sakit semua, tiba-tiba ada energi yang mengalir dalam diriku, ada beban yang terangkat dari dalam jiwaku. Tulisan2 dia menyadarkanku selama ini aku terlalu melihat ke dalam diriku dan inilah yang menjadikanku terbelit dalam persoalan yang sebenarnya sangat sepele dan tidak semestinya membuatku selalu resah hingga badan tak nyaman. Banyak kejadian dunia di luar sana yang masih lebih penting untuk dipikirkan daripada terbelenggu dengan bayangan yang berputar-putar dalam otak sendiri, banyak keindahan yang bisa diperoleh dengan membuka jendela hatiku untuk melihat dunia sekeliling yang masih luas daripada terkungkung dalam dunia sempit bagai labirin di malam hari. Tak semestinya aku terpuruk dalam duniaku sendiri sementara dunia luar meminta diriku untuk menengoknya. Aku seperti mendapatkan pencerahan baru dalam memandang pergolakan di dalam jiwaku. Aku juga mendapatkan penawar "racun" yang menjalari urat-urat nadiku selama ini. Thanx bro, you've give me a new power to get into the real world!

Tidak ada komentar: