Beberapa hari terakhir aku merasakan betapa tidak enaknya sebagai seorang yang numpang alias ngikut tinggal di rumah orang lain. sebenarnya sudah sejak lama perasaan tidak enak dan tersiksa itu sudah aku rasakan, namun dalam sebulan ini sepertinya sudah mencapai puncaknya.
Yah... sudah 10 tahun lebih--sejak aku kerja di jakarta--memang aku hanya numpang pada salah satu famili. sebenarnya pada awal ikut tinggal bareng dulunya suasananya nyaman karena seperti kos-kosan dan penuh persaudaraan. Sebagai pegawai negeri yang memiliki jabatan, dia mendapatkan rumah dinas sementara istrinya tinggal di daerah, karena bekerja sebagai guru. mungkin daripada sendirian, akhirnya rumah dinas itu juga ditempati oleh tetangga2 dari kampung yang kerja di jkarta ataupun ponakan2nya, termasuk aku. Akhirnya jadilah di situ rumah "bujangan" karena rata-rata isteri mereka tetap tinggal di kampung, ataupun bener-bener masih lajang yang tinggal di situ.
Seiring perjalanan waktu, satu demi satu penghuni meninggalkan rumah itu, karena sudah menikah atau pindah kerja. Isteri pemilik rumah pun kini tinggal di situ ditambah lagi dengan anak dan menantunya. Suasana yang dulu penuh persaudaraan dan kita seperti sederajat kini berubah total. Menumpang, itulah yang aku rasakan. Karena sebagai seorang yang hanya numpang alias nebeng atau ikut, dengan sendirinya aku bener-bener harus menjadi seorang "pengikut" yang harus menurut dan menyenangkan orang yang aku ikuti. Jatidiri dan kebebasanku pun harus aku kubur dalam-dalam agar aku bisa berlaku dan bersikap tidak mengecewakan orang yang aku tumpangi. Tiba-tiba aku menjadi seperti bukan diriku sendiri.....bahkan tak tahu siapa diriku sendiri.Harga yang kubayarkan untuk mendapatkan kamar secara cuma-cuma ternyata lebih mahal. Aku kehilangan sesuatu yang berharga dalam diriku yang tak mampu ku kembangkan. Bahkan harga dirikupun turut hilang.
Puncak ketidaknyamanan itu terasa benar beberapa hari ini.....dan aku telah memutuskan untuk mandiri. Aku tak mau lagi menukar kebebasan dan jatidiriku dengan sepetak kamar kecil. Bunga-bunga dalam diriku yang selama ini tak bisa mekar harus aku kembalikan untuk tumbuh bersemi dan menjadi kembang warna-warni.....
Minggu, 28 Februari 2010
Sabtu, 20 Februari 2010
berlari
setiap hari hanya berlari dan terus berlari
menghindar dari ketidakpastian diri
sampai kapan akan terus begini
sementara tiada tahu bila masa berhenti
kepalan tangan tiada lagi mampu menjebol dinding
hentakan kaki tiada lagi mampu menjejak bumi
hanya hati yang masih memiliki
keinginan lepas dari belenggu ini....
Minggu, 14 Februari 2010
valentine
Sabtu, 13 Februari 2010
Minggu, 31 Januari 2010
bogor
akhir januari
hari ini 31 januari, tepat 14 tahun usia ponakanku di klaten dan kebetulan hari lahirnya sama dengan bapaknya. 22 januari kemarin kakaknya juga genap berusia 19 tahun Karena kerjaan yang menumpuk di sini, aku belum sempat pulang kampung untuk menemui mereka, bahkan belum mengucapkan selamat ulang tahun.
Happy birthday to all of you.....
akhir-akhir ini sepertinya banyak sekali kegiatan yang menyita waktuku, hingga untuk sedikit menyempatkan waktu buat pribadi saja tidak ada rasanya. Walaupun sempat juga jalan-jalan namun karena bukan dari dalam diri sepertinya tetap tak menghilangkan beban yang menindih ini. entahlah sebenarnya memang karena banyak kerjaan atau memang beban pikiran ku yang bertumpuk sehingga untuk melakukan apapun rasanya enggan.
tak terasa satu bulan terlewati sudah di tahun 2010 ini......perjalanan harus diteruskan, waktu akan terus berputar sementara target terus menghadang di depan. Hanya ada dua pilihan terus berlari atau hancur tergilas roda kehidupan....
Happy birthday to all of you.....
akhir-akhir ini sepertinya banyak sekali kegiatan yang menyita waktuku, hingga untuk sedikit menyempatkan waktu buat pribadi saja tidak ada rasanya. Walaupun sempat juga jalan-jalan namun karena bukan dari dalam diri sepertinya tetap tak menghilangkan beban yang menindih ini. entahlah sebenarnya memang karena banyak kerjaan atau memang beban pikiran ku yang bertumpuk sehingga untuk melakukan apapun rasanya enggan.
tak terasa satu bulan terlewati sudah di tahun 2010 ini......perjalanan harus diteruskan, waktu akan terus berputar sementara target terus menghadang di depan. Hanya ada dua pilihan terus berlari atau hancur tergilas roda kehidupan....
Senin, 04 Januari 2010
Langganan:
Postingan (Atom)







