Jumat, 28 November 2008

peristiwa senja

baca kegelisahan temanku tentang kepahlawanan, bukan hendak menyebut aku sudah melakukan suatu tindakan yang sejajar dgn apa yg dah dilakukan para pahlawan bgs, tapi teringat kejadian beberapa tahun lalu, persisnya lupa namun sekitar 1996an.

waktu memasuki senja, aku sedang melakukan sholat magrib, tiba-tiba terdengar teriakan seorang ibu-ibu. tak jelas apa yang dia teriakkan namun sepertinya meminta tolong dan dalam sekejap tetangga dah pada berkerumun. ternyata ada seorang pemuda kampung yang mencoba bunuh diri dengan menceburkan diri di sumur---tapi untunglah dia masih selamat.

karena rasa penasaran, akupun berlari ke rumah remaja 17 tahun itu, dan langsung menuju ke belakang tepatnya ke sumur dimana beberapa lelaki mencoba menolong dan membujuk si anak itu agar mau naik ke atas melalui tangga yang sudah dijulurkan.

Tentu saja dia ga mau naik---kan emang mo bunuh diri (ga tahu apa motivasinya kok sampai nekad), mungkin karena dah kelamaan di dalam sumur dan terendam air lama-lama lemas juga anak itu, so ga bisa kalau suruh naik tangga, bisa-bisa baru sampai tengah jatuh lagi n malah....koit!

Tiba-tiba ada yang nyeletuk "harus ada yang turun buat megangin dia untuk naik tangga". Tapi ga ada satupun yang bertindak. Entah karena lobang sumur itu ga muat untuk dua orang atau karena takut anak itu tiba-tiba ngamuk karena ga mau ditolong bisa-bisa yang mau menolong malah jadi korban deh. ada yang bisik2 kalao si anak sempat mencoba menusuk perutnya n masih bawa pisau....hiiii...

Tak tahu entah dapat semangat dari mana atau motivasi apa, tiba-tiba aku bersedia untuk turun ke sumur tanpa berpikir kalau anak itu nanti ngamuk di dalam sumur or menusukkan pisaunya ke aku. sempet juga sih was-was n takut tapi, terasa ada yang menuntunku untuk turun ke dasar sumur dan menolong pemuda itu.

Syukur deh sesampai di dasar sumur tak terjadi peristiwa yang aku takutkan, bahkan anak itu menurut saja ketika aku tuntun manjat tangga dan aku pegangi untuk ditarik ke atas. padahal badannya lebih gede dari badanku saat itu....dan sampai diatas dengan selamat. Beberapa hari kemudian aku lihat, Tomy si anak muda yang mencoba bunuh diri itu sudah bisa tersenyum dan bermain kembali seperti tidak pernah terjadi sesuatu apapun atas dirinya. aku bersyukur meskipun bukan tindakan besar tapi setidaknya aku ikut menyelamatkan seseorang dari kemungkinan terenggut maut di bawah sumur.

Minggu, 23 November 2008

usiaku

hari ini bertambah satu lagi usiaku---ada yang bilang berkurang lagi--apapun itu, yang jelas hidup dan kehidupan akan terus berjalan hingga sampai di ujung masa. Bukan berapa lama kita telah melewati waktu yang diberikan ataupun masih memiliki waktu hidup, namun apa yang telah diperbuat selama menapaki perjalanan ini.....dan hingga saat ini terlalu sedikit yang kulakukan selama rentang waktu yang telah kulewati, hingga tak terasa jejak ke 38 sudah aku torehkan. Bagai garis lurus yang terpancang dari satu ujung ke ujung lainnya, kaku namun aku yakin masih ada sisa batas penantian yang bisa digunakan untuk merenda pelangi ...